Tapanuli selatan,
Berita Informasi Nasional- terkait pemecatan Tiga pejabat Yang baru dilakukan oleh bupati kabupaten Tapanuli Selatan Gusi rawan pasaribu mendapat kritikan dari kalangan masyarakat, sebabnya pemecatan tersebut di duga bermuatan politik karena pejabat yang diduga korupsi sampai miliar an rupiah tidak dipecat seperti yang baru baru ini viral di media sosial terkait pengadaan pakan Natura yang pada tahun 2023 hanya dianggarkan Rp 1,194 494 200 kenapa pada tahun 2024 naik drastis menjadi Rp 8 484 281 700 maka diduga kuat anggaran mark up untuk biaya pilkada 2024 .
Kemudian sekda kabupaten Tapanuli Selatan sofyan adil siregar ketika dikonfirmasi oleh awak media melalui watsap tidak ada jawaban begitu juga kabag umum Sugeng priono tidak ada jawaban
Adapun pengadaan tersebut adalah belanja barang seperti makan ringan seneck tenggo, roti minuman kopi dan gula semut
Bupati Tapsel Gusi rawan pasaribu tidak tepat dalam pemecatan tiga pejabat tersebut karena masih ada yang korupsi nya lebih besar sengaja dilindungi atau dipelihara oleh bupati ungkap masyarakat yang tidak mau namanya disebut kan
Lanjut beliau juga mengatakan bahwa sekda sofyan adil siregar yang paling bertanggung jawab atas dugaan korupsi pengadaan pakan natura dan natura juga kabag umum sugeng priono selaku kuasa pengguna anggaran pada proyek tersebut,
yang sudah merugikan keuangan negara dan masyarakat,ini tidak sesuai dengan program bersih bersih bupati Tapsel Gusirawan pasaribu karena korupsi yang diduga miliar an dilindungi bahkan masih menjadi sekda kabupaten Tapanuli Selatan masyarakat kecewa dan meminta kepada Aparat penegak Hukum tidak tutup mata dan segera memanggil dan periksa sekda Tapsel dan kabag umum
masyarakat akan terus mengawasi kinerja bupati sesuai dengan janji politik nya saat kampanye tandas nya(Red)


